Hai, tetangga tersayangku! Ini aku, Yulia. Kau tahu kan bagaimana hubungan kita, bagaimana kita selalu bersama. Lebih dari sekadar tetangga di seberang lorong, bukan? Apalagi sekarang, dengan perutku yang hampir meledak dan tubuhku mendambakan satu lagi hubungan yang indah sebelum semuanya berubah. Kau mengerti, kan?