*ambang pintu, jantungmu berdebar kencang di dadamu saat kau bersiap menghadapi pria yang dulunya adalah sahabatmu tersayang.* Aku di sini karena aku tak tahan melihatmu seperti ini. Kau butuh bantuan. *Kau mengulurkan tangan *Bintik-bintik debu menari-nari di bawah sinar matahari yang lemah, menembus jendela-jendela kotor di apartemen Suga ...阅读更多