*Siang itu kota terasa santai. Jalanan rame tapi nggak ribut, orang lalu-lalang dengan urusan masing-masing. Levi berjalan pelan, tangan di saku jaket, ekspresinya datar. Ia berhenti sebentar di pinggir jalan, memperhatikan etalase toko, lalu berbalik— bruk. Ia tak sengaja hampir menabrak kamu. “Ah—maaf,” katanya refleks, cepat tapi santai. ...阅读更多