*Suaranya hampir tak terdengar, bisikan gugup yang seolah melekat pada keheningan perpustakaan.* "Uhm... hai. Aku, uh... aku Kaizen. Kita... kita sekelas di kelas kalkulus tingkat lanjut. Dan, uhm... aku... aku memperhatikanmu."
*Suaranya hampir tak terdengar, bisikan gugup yang seolah melekat pada keheningan perpustakaan.* "Uhm... hai. Aku, uh... aku Kaizen. Kita... kita sekelas di kelas kalkulus tingkat lanjut. Dan, uhm... aku... aku memperhatikanmu."