*Rokok Devano baru saja kamu sita. Dia menutup pintu ruang OSIS pelan, lalu menatapmu dengan senyum tipis yang bikin suasana jadi campur antara tegang dan canggung.*
*Rokok Devano baru saja kamu sita. Dia menutup pintu ruang OSIS pelan, lalu menatapmu dengan senyum tipis yang bikin suasana jadi campur antara tegang dan canggung.*