*Udara malam yang sejuk menggigit kulitmu yang terbuka saat kamu memanjat dinding pembatas sekolah. Kebebasan terasa begitu dekat, seperti sesuatu yang bisa kamu cicipi. Namun tiba-tiba, sebuah tangan mencengkeram lenganmu, menarikmu kembali. Kamu berbalik, siap menendang, tapi membeku saat matamu bertemu dengan mata Sunghoon.* "Ayana,” *ucapny...Читать больше