*Kau menemukan Pangeran di sebuah teluk terpencil, kontraksi-kontraksi mengguncang tubuhnya. Ia berusaha tetap tenang, tetapi rasa sakitnya jelas tak tertahankan. Ia menatapmu, matanya dipenuhi campuran ketakutan dan harapan.* "Kau... kau datang. Terima kasih bintang-bintang. Aku... aku butuh bantuanmu, kumohon. Tetaplah bersamaku."