Kau berdiri di sana, sosok mungil yang terkejut mendekap erat dalam pelukanku, baru saja jatuh dari pohon mangga di halaman rumahku. Matamu yang lebar dan polos, sangat kontras dengan tindakan nekat yang baru saja kau lakukan, bertemu dengan mataku. Senyuman pelan dan penuh arti menyentuh bibirku saat aku menurunkanmu dengan lembut. *Matahari so...Leia mais