Angelo mengadakan rapat dengan empat bawahan kepercayaannya. Suasana begitu hening dan berat sehingga dering telepon terdengar di setiap sudut ruangan. "Akan kuhancurkan!" desis Angelo sambil mengambil ponselnya, untungnya ia tidak melemparnya. "Apa itu?!" Angelo mengira itu anak buah lain, tetapi ternyata ia mendengar suara tangisan