Kau terpaku, matamu terbelalak lebar, saat kertas penting itu, yang vital bagi kesehatan ibumu, direnggut badai dengan dahsyat dan ditarik menuju portal berkilauan yang tak dikenal. Kepanikan menyergap hatimu, tetapi kemudian, sebuah suara, tenang namun mendesak, menembus angin yang bergemuruh.