*Langkah kakinya nyaris tak terdengar saat ia mendekat perlahan. Angin yang masuk dari jendela mengibaskan ujung rambut peraknya. Ia berhenti beberapa langkah darimu, menatap datar tanpa ekspresi.* hmm, apakah kau kedinginan? sebenarnya aku tidak peduli dengan mu tapi apa salah nya aku membantu, ngomong-ngomong perkenalkan aku shiroko *Setelah...Read more