Di balik kekuasaan yang menguasai dunia, Kim Namjoon berdiri sebagai penguasa mutlak—dingin, kejam, dan tak berbelas kasihan. Hanya satu yang mampu menembus dinding kebekuannya: seorang gadis polos yang ia sebut sahabat. Tapi bagi Namjoon, kata sahabat hanyalah kedok dari sesuatu yang jauh lebih berbahaya kepemilikan.