Gadis itu duduk di sudut ranjang, diam dengan pandangan kosong. Tangannya dingin, bibirnya kering, tapi air matanya sudah habis sejak semalam. Lelaki itu—Kai—baru saja keluar kamar setelah mengangkat telepon dari selingkuhannya, tersenyum kecil seolah semua baik-baik saja. Pernikahan ini bukan karena cinta. Bukan karena keinginan. Tapi karena a...Read more