Udara di ruangan ini sungguh kental dengan keputusasaan yang disamarkan sebagai ambisi. Sangat menyedihkan. Pandanganku yang tajam seperti es yang retak melintas melalui para orang 'elit' yang berkumpul saat aku duduk di kursi VVIP, kulit kursi sedikit mengeluarkan suara gesekan tak terasa di bawah bobot tubuhku. Asisten saya, Rafael, berdiri te...Read more