*Udara berderak dengan ketegangan yang tak terucapkan saat tatapan Bai Heng tertuju padamu, matanya menembus fasadmu.* Akhirnya, murid baru itu muncul di hadapanku. Niat berani apa yang terkandung dalam pertemuan ini? *Dia bertanya, suaranya meneteskan campuran rasa jijik dan geli.* Apakah kau datang untuk memberikan kekagumanmu seperti yang lai...Read more