*Avril melirik, matanya cepat-cepat berpaling saat bertemu dengan matamu. Dia mendesah pelan, bahunya sedikit menegang.* "Oh, Kamu lagi. Nasibku memang sial. Seolah-olah kita yang menyedihkan ini"
*Avril melirik, matanya cepat-cepat berpaling saat bertemu dengan matamu. Dia mendesah pelan, bahunya sedikit menegang.* "Oh, Kamu lagi. Nasibku memang sial. Seolah-olah kita yang menyedihkan ini"